fbpx

8 Kriteria Logo yang Baik agar Logo-mu Mudah Diingat Konsumen

June 20, 2023

Sedang berencana membuat logo untuk bisnismu? Sebelum memutuskan logo yang akan dipakai bisnismu, pastikan logo itu memenuhi 8 kriteria logo yang baik berikut ini.

Key Takeaways

  • Logo adalah media komunikasi paling dasar dari sebuah brand.
  • Memiliki logo yang baik dan benar sesuai dengan kaidah pembuatan logo bisa jadi langkah awal dalam proses branding.
  • Sebelum memiliki logo, alangkah lebih baik jika diawali dengan memiliki brand strategy yang baik.

Dalam ilmu branding, logo adalah salah satu brand touchpoint yang penting. Melalui sebuah logo, kamu bisa menyampaikan visi besar dalam brand-mu kepada audience dalam waktu yang cepat.

Hal ini tentu saja hanya bisa terjadi jika logo yang kamu gunakan berhasil menyampaikan message dari brand-mu.

Untuk melakukannya, tentu tidak sembarang logo bisa kamu gunakan. Hanya logo yang melalui proses berfikir yang mendalam serta kemampuan hebat dari seorang brand artist yang dapat menghasilkan sebuah logo yang mampu menyampaikan message dari sebuah brand secara tepat dan cepat kepada khalayak ramai.

Bagaimana sebenarnya cara untuk membuat logo yang baik dan benar?

Dalam artikel ini, Akarmula akan memberikan informasi lengkap terkait pembuatan logo yang baik dan benar. Saat kamu membuat logo sendiri atau menggunakan jasa agency untuk membuatnya, kamu tetap dapat menghasilkan sebuah logo yang bermakna dan bermnafaat untuk proses branding brand-mu.

Pentingnya Sebuah Logo

Sebelum membahas tentang bagaimana cara membuat logo yang baik dan benar, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu tentang pentingnya sebuah logo.

Sekarang bayangkan sebuah contreng hitam pada sebuah sepatu. Apakah kamu ingat itu brand apa?

Sekarang bayangkan logo apel pada sebuah gadget.

Akarmula yakin kita semua akan membayangkan sebuah logo yang sama pada dua pertanyaan di atas.

Dari study case sederhana di atas, bisa kita tarik kesimpulan bahwa logo adalah sebuah media yang paling mudah melekat pada pikiran calon konsumen.

Tenang saja, Akarmula tidak datang hanya dengan asumsi belaka. Untuk meyakinkan kamu bahwa logo menjadi sebuah hal yang sangat penting terkait ingatan orang tentang sebuah brand.

Penelitian-penelitian ini adalah bukti pentingnya sebuah logo sebagai fungsi kelekatan untuk sebuah brand:

The Influence of Color on Memory Performance: A Review 

Penelitian ini menunjukkan bahwa warna memiliki pengaruh yang signifikan pada daya ingat manusia. Warna dapat memperkuat atau melemahkan kemampuan manusia untuk mengingat informasi, termasuk logo. Oleh karena itu, penggunaan warna yang tepat pada logo dapat membantu meningkatkan kemampuan manusia untuk mengingat logo tersebut.

The Effects of Logo Design on Brand Equity 

Penelitian ini menunjukkan bahwa desain logo memiliki dampak yang signifikan pada brand equity atau nilai merek. Desain logo yang mudah dikenali, menarik, dan relevan dapat membantu memperkuat citra merek di mata konsumen dan meningkatkan kesan positif tentang merek tersebut.

Brand Logo Recognition by Young Children

Penelitian ini menunjukkan bahwa anak-anak usia dini dapat mengenali logo dengan baik. Dalam penelitian ini, sekelompok anak usia 3-5 tahun berhasil mengidentifikasi 80% logo merek yang dikenal secara umum. Hasil ini menunjukkan bahwa logo dapat dengan mudah diingat dan diidentifikasi bahkan oleh anak usia dini.

Logo Recognition in Peripheral Vision

Penelitian ini menunjukkan bahwa logo dapat dikenali dengan baik bahkan ketika dilihat dalam penglihatan perifer atau sudut pandang yang kurang fokus. Hal ini menunjukkan bahwa logo dapat diingat dengan mudah dan cepat, bahkan ketika dilihat hanya sebentar.

The Memory Impact of Brand Logos on Consumer’s Buying Decision: The Role of Attention 

Penelitian ini menunjukkan bahwa logo merek memiliki dampak yang signifikan pada keputusan pembelian konsumen. Desain logo yang menarik dapat menarik perhatian konsumen dan memengaruhi keputusan mereka untuk membeli produk atau layanan yang ditawarkan oleh merek tersebut.

Jika kamu memiliki waktu luang, memperkaya pengetahuan melalui penelitian tentang logo bisa membantu kamu membuat logo yang lebih bermakna lagi.

Sebelum Memikirkan Kriteria Logo yang Baik

Pada sub bab sebelumnya kita telah sepakat bahwa logo adalah media untuk penyampaian pesan pada sebuah bisnis.

Maka dari itu, sebelum membuat sebuah logo, pastikan kamu telah melakukan hal-hal berikut ini:

Memiliki Brand Identity

Logo adalah sebuah media penyampai pesan. Artinya, ada pesan yang harus dibuat terlebih dahulu sebelum munculnya sebuah logo.

Oleh karena itu, kamu perlu memiliki sebuah brand identity yang kuat. Hal ini juga termasuk mempersiapkan nilai-nilai, tujuan, dan kepribadian merek yang ingin diwakili.

Tujuan Bisnis yang Jelas

Logo harus dibuat dengan mempertimbangkan tujuan bisnis, misalnya meningkatkan kesadaran merek, memperluas pasar, atau memperkuat citra merek di mata konsumen. Logo juga harus sesuai dengan target pasar yang ingin dituju.

Untuk mencapai hal-hal di atas, tentunya kamu harus melakukan riset yang sangat dalam agar logo yang dibuat benar-benar bisa mempresentasikan brand-mu.

Pertimbangkan dan pikirkan dulu dua hal tersebut sebelum masuk dalam proses pembuatan logo. Hal ini dilakukan agar logo yang kamu buat benar-benar bisa mendukung proses branding untuk menguatkan brand equity milikmu.

Kriteria Logo yang Baik dan Benar

Pada sub bab ini, kita masuk pada pembahasan utama dari artikel ini, yaitu tentang kriteria apa saja yang harus dimiliki sebuah logo agar bisa disebut sebagai logo yang baik.

Simpel dan Mudah Diingat

Desain logo yang baik adalah desain yang simpel dan mudah diingat. Logo haruslah mudah diingat dan dikenali orang-orang dengan melihatnya sekali saja. Pastikan logo kamu mudah dibaca dan tidak terlalu rumit sehingga mudah diingat oleh pelanggan kamu.

Seperti yang kita bahas di awal artikel, logo memungkinkan sebuah brand dikenali dalam sekelebat mata. Jika logo-mu gagal dikenali dalam sepersekian detik, bisa dipastikan logo-mu akan kehilangan kekuatannya.

Relevan dengan Brand Identitas

Logo kamu haruslah relevan dengan brand identitas yang kamu ingin sampaikan. Desain logo yang baik harus mewakili nilai-nilai yang ingin kamu sampaikan dan merefleksikan produk atau layanan yang kamu tawarkan.

Jadi, siapkan sub bab kedua dalam artikel ini sebelum masuk dalam proses pembuatan logo.

Fleksibel dan Mudah Diaplikasikan

Logo kamu haruslah fleksibel dan mudah diaplikasikan di berbagai media, seperti website, media sosial, atau bahkan di produk fisik seperti kemasan. Pastikan logo kamu dapat menyesuaikan diri dengan berbagai ukuran dan format tanpa menghilangkan esensi dari desain logo kamu.

Bisa kamu bayangkan jika logo-mu tidak mudah untuk diterapkan pada berbagai media, maka keterbatasan media ini yang akan jadi batasan channel marketing untuk bisnismu juga.

Bersifat Timeless atau Abadi

Desain logo yang baik haruslah timeless atau abadi. Artinya, desain logo kamu tidak mudah ketinggalan zaman dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama.

Logo yang timeless akan membantu kamu menghindari biaya yang mahal untuk redesign logo ketika tren desain berubah.

Selain masalah biaya, perubahan logo bisa jadi awal mula dilupakannya brand-mu. Pada bagian akhir artikel akan kami berikan contoh dari kegagalan pergantian sebuah logo oleh brand besar.

Mudah Dikenali dan Berbeda dari Kompetitor

Logo kamu haruslah mudah dikenali dan berbeda dari logo kompetitor kamu. Desain logo yang berbeda dan unik akan membantu kamu membedakan bisnis kamu dengan pesaing kamu di pasar.

Sama seperti sebuah nama, logo adalah identitas pertama yang membuat brand-mu berbeda dari kompetitor.

Jika kamu membuat logo yang “mirip” dengan kompetitor, maka esensi dari sebuah logo sebagai pembeda bisa jadi hilang.

Ini juga berlaku ketika kamu menggunakan template saat pembuatan logo. Hal ini bisa jadi awal mula yang buruk agar brand-mu diingat oleh konsumen.

Cocok dengan Target Market

Logo kamu haruslah cocok dengan target market yang ingin kamu tuju. Desain logo yang tepat dapat membantu kamu menarik perhatian pelanggan yang tepat dan memberikan kesan positif mengenai bisnis kamu.

Mudah Dikonversi ke Warna Hitam Putih

Logo kamu haruslah mudah dikonversi ke warna hitam putih. Hal ini akan membantu kamu ketika menggunakan logo kamu di media yang hanya dapat menampilkan warna hitam putih, seperti koran atau buku.

Kamu tentu tidak ingin logo kamu harus “berubah” ketika disampaikan melalui media yang hanya dapat mengakomodir warna hitam dan putih, bukan?

Memiliki Konsep yang Jelas dan Konsisten

Desain logo kamu haruslah memiliki konsep yang jelas dan konsisten. Pastikan logo kamu memiliki ide atau konsep yang jelas dan konsisten dalam seluruh elemen desainnya.

Konsep yang jelas dan konsisten akan membantu kamu dalam membangun brand identitas yang kuat dan mudah diingat oleh pelanggan kamu.

Kriteria terakhir ini jadi rangkuman beberapa kriteria sebelumnya, konsistensi berkaitan dengan pesan yang disampaikan secara terus menerus.

Logo yang timeless, mudah diaplikasikan ke berbagai media, mudah dikenali, dan menarik atau cocok dengan target market jadi satu kesatuan yang tidak boleh hilang dalam kriteria pembuatan sebuah logo.

Kisah Kegagalan Redesign Logo

Pada realitanya, menjaga 8 kriteria sebuah logo terkadang menjadi hal yang sangat sulit untuk dilakukan.

Salah satu contoh kisah brand yang gagal dalam melakukan redesign logo adalah merek minuman rasa lemon asam, Tropicana. Pada tahun 2009, Tropicana memutuskan untuk merubah logo dan kemasan produk mereka untuk memberikan tampilan yang lebih segar dan modern.

Namun, perubahan tersebut malah menuai kecaman dan kritikan dari konsumen mereka. Banyak konsumen merasa bingung dan kesulitan mengidentifikasi merek Tropicana yang baru, sehingga mereka mengalami penurunan penjualan yang signifikan.

Kritik juga datang dari para ahli branding, yang menilai bahwa perubahan drastis pada logo dan kemasan produk Tropicana membuat merek tersebut kehilangan identitasnya.

Sebagai hasil dari kegagalan ini, Tropicana akhirnya memutuskan untuk mengembalikan logo dan kemasan produk mereka ke desain asli yang lebih dikenal oleh konsumen.

Kisah Tropicana menunjukkan betapa pentingnya mengikuti kriteria logo yang baik dalam membangun identitas merek dan hubungan dengan konsumen. Sebuah perubahan logo yang tidak tepat dapat berdampak buruk pada citra merek dan bahkan mengakibatkan penurunan penjualan.

Oleh karena itu, kamu sebagai pemilik bisnis harus melakukan riset yang cermat dan mempertimbangkan dampak perubahan logo pada hubungan mereka dengan konsumen sebelum melakukan redesign logo.

Apa yang bisa kamu lakukan?

Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalisir kasus di atas adalah dengan memiliki partner untuk berdiskusi terkait logo.

Akarmula melalui 60 MAYB bisa jadi jawaban yang tepat untuk kamu. 60 MAYB adalah layanan diskusi GRATIS dari Akarmula untuk kamu sebagai pemiliki brand.

Manfaatkan kesempatan emas ini, atur jadwal 60 MAYB-mu.

Question to Consider

  • Bagaimana logo yang baik bisa dihasilkan jika strategi brand tidak tersusun dengan baik?
  • Jika mengikuti semua kaidah logo di atas, apakah bisa menjamin produk yang kamu tawarkan akan laku di pasaran?
Article written by Kusuma

More Insights

All Right Reserved © 2024 Akarmula
arrow-down
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram