fbpx

Desain Brand Produk Makanan, Kenali Unsurnya Untuk Bisnismu

January 17, 2023
Desain brand produk makanan

Industri makanan bergantung pada dorongan alami manusia, sehingga visual branding yang tepat dapat membuat audience jadi makin tergiur saat melihat produk makanan dari brand kamu. Bahkan, eksekusi visual yang tepat bisa memengaruhi keputusan pembelian mereka. Nah, pada artikel ini, Akarmula bakal ngasih tahu apa saja unsur-unsur dalam membuat desain brand produk makanan yang harus kamu kenali dan pahami. Let’s go!

Siapa Saja yang Butuh Desain Brand Produk Makanan 

Menciptakan desain untuk bisnisdengan produk makanan bisa dibilang susah-susah gampang. Hal ini karena desain brand untuk bisnis di bidang makanan sendiri lebih luas dibanding jenis bisnis lainnya. Ditambah, masing-masing sektor di industri makanan atau FnB memiliki desain brand yang berbeda-beda.

Desain brand produk makanan yang bersifat B2B seperti distributor bahan baku tentu berbeda dengan brand yang bersifat B2C — yang langsung ke pelanggan.

Bagi distributor, desain brand untuk produk mereka berfokus pada menunjukkan kesegaran bahannya. Sementara, desain bagi brand makanan untuk bisnis B2C — restoran atau makanan kemasan — tentu menunjukkan visual yang membuat mata kita semakin lapar.

Nah, jika bisnis makananmu berfokus pada B2C, seperti restoran, kafe, makanan kemasan, maupun catering, Akarmula bakal ajak kamu menyelam lebih dalam soal desain brand produk makanan.

Kenapa Produk Makanan Butuh Desain Brand?

Banyak yang mengira bahwa saat membuat brand produk makanan, aspek yang dibangun hanya mementingkan rasa dan presentasi makanan. Nggak salah, tapi membangun brand makanan nggak melulu ngomongin soal makanan.

Faktanya, penelitian membuktikan bahwa persepsi orang-orang dibentuk oleh visual yang dilihat. Kemudian indera perasa mengikuti apa yang sudah kita lihat. Oleh karena itu, aspek visual dalam produk makanan juga sama pentingnya dengan rasa.

Nggak cuma itu, sebuah studi dari MeadWestcavo menyebutkan bahwa desain packaging bagi sebuah produk bisa memengaruhi 36 persen keputusan pembelian saat memilih diantara ribuan produk lainnya.

Desain brand produk makanan itu ibarat identitas bagi seseorang, wajahnya seperti apa, cara berpakaiannya, bagaimana gaya rambutnya, sikapnya seperti apa. Karena pada dasarnya, branding bukan cuma publisitas, tetapi juga memengaruhi persepsi orang terhadap brandmu.

Branding yang baik bagi bisnis produk makanan akan membentuk ikatan emosional antara brand dengan pelanggannya. Nggak cuma itu, branding juga bisa menunjukkan diferensiasimu dengan kompetitor.

Nah, kamu bisa menciptakan ikatan emosional antara brandmu dan pelanggan melalui branding dengan menggunakan unsur visual. Salah satunya melalui desain untuk brand yang memiliki produk makanan yang tepat dan sesuai dengan value bisnismu.

3 Pertanyaan yang Harus Kamu Jawab Sebelum Menciptakan Desain Brand Produk Makanan

Sebelum kamu memutuskan untuk membuat desain brand produk makanan bagi bisnismu, kamu harus menjawab tiga pertanyaan tentang brandmu agar visual yang dibuat tepat sasaran.

1.      Siapa yang akan membeli produkmu? Siapa target marketmu? Demografi pelangganmu seperti apa? Apa masalah yang ingin mereka selesaikan? Bagaimana konsumenmu ingin dipandang? Visual branding perlu memahami target pasarmu juga.

2.      Bagaimana kamu mendeskripsikan produkmu? Ini akan membantu kamu menemukan gaya visual branding yang tepat. Jawab sekreatif mungkin, tentunya yang dapat menjelaskan value dari brandmu sendiri ya.

3.      Apa yang membedakan kamu dari kompetitor? Kira-kira, posisi kamu dalam bisnis makanan ada di mana? Lalu, kenapa orang-orang harus mengonsumsi produkmu? Hal ini penting agar kamu tahu aspek visual mana yang bisa kamu tonjolkan.

Jika kamu sudah menjawab tiga pertanyaan di atas, maka kamu sudah siap untuk mengembangkan ide desain brand produk makanan bagi bisnismu.

Unsur Desain Brand Produk Makanan yang Penting bagi Bisnismu

Saat mewujudkan desian brand produk makanan, ada beberapa unsur penting yang perlu kamu ketahui agar desain bagi brand makananmu ngena di hati konsumen. Kira-kira, apa saja sih unsur-unsur penting dalam desain brand produk makanan?

1.      Logo Brand untuk Bisnis Makanan

Logo merupakan wajah dari sebuah brand dan pusat dari keseluruhan strategi branding bisnis makananmu. Bagian terpenting dalam mendesain logo untuk brand makanan adalah harus dapat menggambarkan brandmu secara tepat.

Pada saat membuat desain logo untuk brand, pilih bentuk logo brand yang sesuai dengan brand identity. Logo dengan bentuk dasar lingkaran akan memunculkan kesan kasual dan friendly sehingga lebih cocok untuk brand makanan.

Nggak cuma itu, kamu juga perlu memikirkan tipografi branding yang tepat dan sesuai dengan brand yang kamu bangun. Melalui tipografi dalam desain logo brand makanan, kamu dapat mendeskripsikan karakteristik dari bisnismu.

2.      Pemilihan Warna Desain untuk Brand Makanan

Pemilihan warna saat menciptakan desain brand produk makanan itu sama pentingnya loh. Pada dasarnya, ada beberapa warna yang dapat memengaruhi kondisi psikis seseorang agar dapat merasakan sesuatu.

Dalam psikologi warna untuk marketing, warna merah sangat berkaitan dengan rasa lapar. Tidak hanya itu, warna-warna hangat juga membuat kita semakin lapar saat melihatnya.

Oleh karena itu, kita seringkali melihat logo brand fast food menggunakan warna merah dan kuning atau warna merah dengan oranye sebagai warna brandingnya. Coba deh lihat logo McD’s, Burger King, atau Pizza Hut.

Apabila brandmu menjual produk makanan sehat dan organik, kamu bisa memilih warna hijau sebagai opsi. Hal ini karena warna hijau menggambarkan kesan natural dan ramah lingkungan sehingga dapat menjangkau target pasar yang tepat.

Namun, direkomendasikan untuk menghindari warna biru untuk branding produk makanan. Hal ini karena warna biru dapat mengurangi nafsu makan dalam konteks brand makanan.

3.      Desain Kemasan Produk Makanan

Satu hal yang nggak lepas dari branding produk makanan adalah desain kemasan produk makanan. Nah, desain kemasan bagi brand yang bergerak di bidang makanan ini sangat penting loh karena menjadi hal pertama yang menarik perhatian calon konsumenmu.

Faktanya, 81% konsumen mau mencoba sebuah produk baru karena kemasannya yang menarik. Selain itu, desain kemasan makanan yang menarik juga dapat membuat brandmu semakin menonjol dibandingkan kompetitor.

Namun, menciptakan desain kemasan untuk brand minuman atau makanan itu nggak sepele. Kamu perlu memahami kebutuhan konsumen dan memikirkan bagaimana kemasan produkmu dapat memengaruhi keputusan pembelian konsumen.

4.      Desain Visual untuk Media Sosial Brand FnB Milikmu

Media sosial bisa menjadi channel yang efektif dalam mengenalkan produkmu sekaligus berinteraksi dengan audience. Pemanfaatan akun media sosial untuk brand bisa menjadi semakin efektif dengan menggunakan visual yang menarik pada postingannya.

Sebagai brand produk makanan, visual merupakan unsur yang penting dalam menerapkan strategi di media sosial. Postingan dengan visual yang menarik, dapat membantu audience terhubung dengan brandmu dan membayangkan cita rasa dari produk makananmu.

Selain itu, identitas desain visual yang konsisten di media sosial juga dapat menjadi cara untuk menyampaikan brand storytelling yang baik dan powerful agar ikatan antara brand dengan konsumen menjadi lebih erat.

Agar desain visual untuk media sosial pada brandmu semakin sempurna, jangan lupa memastikan foto produk yang akan dimuat selalu terlihat bagus. Bikin food photography untuk produkmu semenarik mungkin. Melalui food photography, audience dapat membayangkan rasa dari produk makananmu.

5.      Pertimbangkan Desain In-store untuk Brand FnB Milikmu

Jika bisnismu bergerak di sektor FnB yang memiliki restoran, kafe, atau tenant, maka kamu juga perlu memikirkan desain untuk tempat usahamu juga.

Salah satu keuntungan utama dari menerapkan desain yang tepat di restoran, kafe, maupun tenant adalah pengalaman yang bisa didapatkan dari pengunjung. Melalui desain in-store yang tepat, pengunjung dapat merasakan produkmu sebelum memutuskan untuk membeli.

Nggak cuma itu, desain branding di kafe maupun restoran juga dapat meningkatkan legitimasi brandmu sehingga semakin dipercaya oleh pengunjung maupun konsumen.

Tapi, mendesain dekorasi  in-store nggak cuma menambah warna dan furnitur saja. Ada beberapa aspek yang perlu kamu sesuaikan saat membuat desain in-store.

Contohnya seperti warna, karena Warna yang berbeda bisa menimbulkan kesan yang berbeda pada restoranmu juga, mulai dari kesan cheerful hingga kesan fancy.

Biar kamu nggak mumet mikir palet warna untuk in-store, buat desain in-store dengan memanfaatkan logo dari brand makananmu. Selain itu, samakan suasana in-store dengan palet warna yang sesuai dengan value brand makananmu.

Nah, itu tadi beberapa unsur yang bisa kamu pertimbangkan saat membuat desain brand bagi produk FnB. Pastikan desain untuk brand dengan bisnis di sektor makanan yang kamu buat sesuai dengan value dari brandmu ya, agar konsumen ketagihan dengan makananmu.

Key Takeaways Kenali Unsur dalam Menciptakan Desain Brand Produk Makanan

  • Industri makanan bergantung pada dorongan alami manusia, sehingga visual branding yang tepat dapat membuat audience jadi makin tergiur saat melihat produk makanan dari brand kamu.
  • Kebutuhan desain brand untuk produk distributor makanan atau B2B berbeda dengan kebutuhan desain brand untuk B2C. 
  • Bagi sektor B2B, desain brand produk makanan mereka berfokus pada menunjukkan kesegaran bahannya. Sementara, desain brand produk makanan untuk bisnis B2C lebih bertujuan untuk menunjukkan cita rasa produk.
  • Desain brand untuk produk makanan tidak hanya sebagai identitas, tetapi juga sebagai cara untuk menjalin hubungan emosional dengan audience sehingga memengaruhi keputusan pembelian.
  • Ada 5 unsur desain brand makanan yang penting bagi bisnismu, yaitu logo brand, pemilihan warna desain, desain kemasan produk, visual untuk media sosial, dan desain untuk in-store.
Article written by Herpinando Trisnu

More Insights

All Right Reserved © 2024 Akarmula
arrow-down
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram